Bandara Kulon Yogyakarta Siap Di Resmikan
Bandara Kulon Yogyakarta Siap Di Resmikan

Bandara Kulon Yogyakarta Siap Di Resmikan

Bandara Kulon Yogyakarta Siap Di Resmikan – Kementerian Perhubungan menyebutkan International Yogyakarta Airport alias Bandara Kulon Progo siap buat diresmikan. Ini sehabis Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sudah mengevaluasi persiapan Bandara yang terdapat di Kulon Progo itu.

Budi Karya Sumadi mengungkap praktik new normal di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) telah berjalan dengan normal. Budi pula sudah mengerjakan lawatan ke Bandara Kulon Progo serta melihat ulang runway dan inspeksi terminal. Bandara baru di Yogyakarta ini lantas siap diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Praktik new normal sekarang baik, tempo hari saya ke Yogya serta ke Solo, teman teman juga sangatlah perhatian maka dari itu (Bandara YIA) Kulon Progo siap diresmikan oleh Presiden,” katanya dalam keynote speech Kagama Inkubasi Bisnis.

Menurut Budi masalah ini layak dihargai lantaran seluruhnya insan perhubungan lakukan pekerjaan secara baik.

Budi Karya pula menghargai apa yang sudah dijalankan oleh PT Angkasa Pura I dalam mempersiapkan prosedur kesehatan dalam menyongsong new normal. Dari penelusuran temperatur tubuh, pelaksanaan menjaga jarak sampai pengecekan dokumen partisan.

“Kami memohon Angkasa Pura I buat bekerja sama bertambah sungguh sungguh dengan gugus pekerjaan yang ada pada level Yogyakarta,” katanya.

Budi Karya memandang pekerjaan di Bandara YIA telah kian komplet. Angan-angannya YIA dapat jadi infrastruktur partisan dalam menaikkan pelancong ke Yogyakarta, dimana ada Candi Borobudur yang jadi daya tarik pariwisata. Akses kesana dari YIA juga tersambung dengan model transportasi bus serta shuttle bus.

“Kemenhub telah mempersiapkan model transportasi, seperti bus , kereta hingga sampai Stasiun Wojo serta kelak juga ada kereta api langsung ke Bandara,” tuturnya.

Datangnya Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) didambakan dapat merealisasikan Borobudur serta Yogyakarta jadi salah satunya dari lima lokasi Bali baru.

“Kita mengharapkan YIA ini dapat jadi infrastruktur buat menaikkan turisme di Yogyakarta,” tukasnya.

Awal kalinya, Presiden Joko Widodo mematok Bandara ini dapat dioperasionalkan pada lebaran saat lalu.

Menhub Ke Bandara Kulon Progo Di Waktu New Normal

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkunjung ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang terdapat di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Ini jadi serangkaian lawatan Menhub ke DIY serta Jawa Tengah.

Dalam lawatan ini, Menhub dikawal oleh GM Bandara Angkasa Pura I Faik Fahmi, dikawal Dirjend Perhubungan Udara serta Dirjend Perkeretapian. Menhub Berangkat dari Halim Perdanakusuma Jakarta memakai pesawat Hawker 900 XP-BBKFP.

Saat datang di YIA, Menhub serta rombongan memeriksa runway. Setelah itu lakukan diskusi terbatas di terminal YIA serta mengevaluasi terminal di YIA.

“Jadi ada dua hal, pertama dengan new normal serta kedua berkaitan pengendaliannya,” jelas Menhub di Bandara YIA Kulon Progo.

Menhub menghargai apa yang sudah dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I dalam mempersiapkan prosedur kesehatan dalam menyongsong new normal. Dari penelusuran temperatur tubuh, implikasi menjaga jarak sampai kontrol dokumen simpatisan.

“Kami meminta Angkasa Pura I untuk bekerjasama semakin intens dengan gugus pekerjaan yang berada di level Yogyakarta,” kata Menhub.

Menhub lihat kesibukan di Bandara YIA telah makin komplet. keinginannya YIA dapat jadi infrastruktur simpatisan dalam tingkatkan tourisme ke Yogyakarta. Dimana ada Candi Borobudur yang jadi daya tarik pariwisata. Akses ke sana dari YIA juga tersambung dengan model transportasi bus serta shuttle bus.

“Kemenhub telah mempersiapkan model transportasi, seperti bus , kereta sampai Stasiun Wojo serta kelak akan ada kereta api langsung ke Bandara,” tuturnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meletakkan keinginan besar pada pariwisata yang berada di Yogyakarta. Kedatangan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) diinginkan dapat merealisasikan Borobudur serta Yogyakarta untuk lima tujuan bali baru.

“Kita harap YIA ini dapat jadi infrastruktur untuk tingkatkan turisme di Yogyakarta,” kata Menhub waktu mengevaluasi Bandara YIA di Kabupaten Kulon Progo.

Bandara Kulon Yogyakarta

Candi Borobudur katanya, berpotensi pariwisata yang benar-benar mengagumkan. Kementerian juga mempersiapkan model transportasi simpatisan kesana dari Bandara YIA. Salah satunya telah ada bus untuk jalan ke tempat tujuannya.

Sedang akses ke Bandara YIA diperlengkapi dengan bus serta kereta api sampai di Stasiun Wojo. “Besok akan ada kereta langsung kesini”.

Dalam lawatan ini, Menhub dikawal oleh GM Bandara Angkasa Pura I Faik Fahmi, Dirjend Perhubungan Udara serta Dirjen Perkeretapian. Menhub Berangkat dari Halim Perdanakusuma Jakarta memakai pesawat Hawker 900 XP-BBKFP.

Saat datang di YIA, Menhub serta rombongan memeriksa runway. Setelah itu lakukan diskusi terbatas di terminal YIA serta mengevaluasi terminal di YIA.

Menhub menghargai apa yang sudah dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I dalam mempersiapkan prosedur kesehatan dalam menyongsong new normal. Dari penelusuran temperatur tubuh, implikasi menjaga jarak sampai kontrol dokumen simpatisan.

Baca Juga : Bandara Indonesia Yang Bisa Turunkan Pesawat Raksasa

Bandara Indonesia Yang Bisa Turunkan Pesawat Raksasa

Bandara Indonesia Yang Bisa Turunkan Pesawat Raksasa

Bandara Indonesia Yang Bisa Turunkan Pesawat Raksasa , Bandar udara Internasional Ngurah Rai sekarang ini tengah lakukan peningkatan. Ini untuk memberikan fasilitas terus bertambahnya kesibukan bandar udara ini untuk pintu masuk pulau Bali, salah satunya tempat arah wisata populer di Indonesia.

Bandar udara dengan sarana oke dapat layani penerbangan tipe apa saja. Itu sebagai arah peningkatan bandar udara Ngurah Rai ini supaya makin menggenjot bagian pariwisata Tanah Air. Menteri tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) Dahlan Iskan serta berasa takjub dengan peningkatan bandar udara Ngurah Rai sebab akan memiliki sarana untuk pesawat raksasa double deck atau kabin tingkat type A380.

“Ini bandar udara pertama di Indonesia yang memiliki sarana komplet untuk A380 double deck,” kata Dahlan. Bandar Udara Kualanamu di Medan sekarang ini akan diperlengkapi dengan sarana pendaratan pesawat type itu. Tetapi menurut Dahlan, sarana di Bali semakin sangat mungkin sebab diperlengkapi garbarata (tempat turun penumpang langsung ke terminal) ganda.

Nanti sesudah bandar udara Ngurah Rai, terminal III bandar udara Soekarno Hatta akan diperlengkapi dengan sarana yang sama. Untuk info, salah satunya ketentuan service pesawat raksasa adalah panjang dasar picu yang memenuhi untuk media tinggal landas serta pendaratan satu pesawat. Pesawat raksasa seperti Boeing 747 atau Airbus A380 memerlukan dasar picu panjang ini.

Data dari perusahaan Boeing menjelaskan panjang runway minimum yang dapat dilewati pesawat besar itu ialah seputar 3090 meter. Sebenarnya ukuran B-747 serta A-380 hampir sama, jadi dasar yang dapat digunakan oleh B-747 juga bisa digunakan oleh A-380. Di Indonesia sendiri telah ada bandar udara dengan panjang dasar picu yang dapat memuat pesawat raksasa ini. Cuma diperlukan tambahan sarana karena itu bandar udara di Indonesia bisa berkompetisi dengan bandar udara lain di dunia.

Bandar Udara Hang Nadim, Batam

Bandar Udara Hang Nadim, Batam

Bandar udara internasional Indonesia yang terdapat di Batam ini memiliki panjang dasar 4025 meter. Panjang dasar ini serta menaklukkan bandar udara internasional negara yang lain seperti Changi di Singapura atau Narita di Jepang yang mempunyai panjang dasar selama 4000 meter. Luas ruang parkir (apron) sekarang ini 110,541 meter persegi, serta gagasannya akan ditambah jadi 170ribu meter persegi. Kemampuan apron sekarang ini bisa memuat 7 buah Boeing B-747, 3 buah DC serta 3 buah Fokker 27. Bandar udara ini dapat dibuktikan cukup efisien serta awalannya ditingkatkan untuk pilihan untuk pendaratan genting jika berlangsung penutupan bandar udara Changi, sebab satu musibah genting atau momen intimidasi.

Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang

Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang

Bandar udara internasional Soekarno Hatta untuk pintu masuk ibukota negara Indonesia ini memiliki panjang dasar picu yaitu 3660 meter. Bandar udara ini mulai beroprasi pada 1985 gantikan bandar udara Kemayoran serta Halim Perdanakusuma. Bandar udara yang direncanakan oleh arsitek Perancis Paul Andreu mempunyai luas 18 km persegi. Bandar udara Soekarno Hatta mempunyai dua dasar paralel yang dipisah oleh dua taxiway selama 2400 meter.

Bandar udara yang terdapat di Kabupaten Tangerang, Banten ini sampai sekarang ini masih adalah bandar udara paling besar di Indonesia. Dari bagian panjang dasar sebenarnya bandar udara Soekarno Hatta sudah dapat memuat pesawat raksasa tetapi unsur taxy way yang belum memberikan fasilitas. Satu pesawat A380 pernah dapat lakukan pendaratan genting di bandar udara ini.

Bandar Udara Frans Kaisiepo, Papua

Bandar Udara Frans Kaisiepo, Papua

Bandar udara yang terdapat di Kecamatan Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor ini mempunyai panjang dasar yaitu 3571 meter. Dasar picu ini adalah peninggalan penjajah Belanda. Bandar Udara yang dibuat pada saat perang dunia ke dua ini, sempat jadi pusat penerbangan pada saat penjajahan serta pembebasan Irian Barat. Bandar udara dengan code BIK ini ada di 46 kaki di atas permukaan laut. Angkasa Pura I sekarang ini jadi faksi pengelola bandar udara itu.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar

Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar

Bandar udara internasional di propinsi Sulawesi Selatan ini mempunyai panjang dasar picu yaitu 3100 meter. Bandar udara ini alami proses pelebaran serta peningkatan yang diawali tahun 2004. Sekarang ini, bandar udara Sultan Hasanuddin layani 225 jalur penerbangan. Ada 18 maskapai yang layani penerbangan domestik, serta 2 maskapal yang layani jalur internasional. Bandar udara yang pernah dikukuhkan jadi salah satunya bandar udara dari tiga bandar udara paling baik di Indonesia ini, dari data Dewan bandar udara Internasional tempati posisi keempat untuk bandar udara tersibuk. Pada 2011 tertera bandar udara Sultan Hasanuddin sudah layani penumpang sekitar 7,4 juta orang. Tingginya frekwensi penumpang di bandar udara ini membuat kewenangan bandar udara memperlebar bandar udara dari 51 000 m? jadi seputar 7 hektar.

Baca Juga : Bandara Soetta Mengenai Covid-19

Bandara Soetta Mengenai Covid-19

Bandara Soetta Mengenai Covid-19

Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengenai covid-19 , Tangerang, Banten membatasi pengiriman hanya 1.500 penumpang setiap hari. Batasannya adalah untuk memastikan bahwa tidak akan ada akumulasi penumpang yang akan terjadi pada 14 Mei 2020.

“Untuk mengoreksi asumsi orang yang salah. Itu sebenarnya menyisakan sekitar 1.500 orang setiap hari,” kata Soekarno, bahkan Kantor Kesehatan Pelabuhan 1 (Soetta) Presiden Anas Ma’ruf, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

“Jika benar sekarang. Setelah tanggal itu, berbagai nama dibuat, maka perbaikan dilakukan, dan seterusnya, dan seterusnya, tidak lagi.”

Setelah penumpukan penumpang yang banyak dibahas oleh publik, KKP membuat beberapa pengaturan keberangkatan, termasuk koordinasi dengan maskapai Soekarno Hatta (Soetta). Akumulasi penumpang sebelumnya terjadi karena penumpang tiba lebih awal dari yang direncanakan.

“Benar-benar ada penumpukan pada abad ke 14. Kemudian setelah itu, rekayasa dilakukan segera, dan itu baru pagi, mungkin banyak orang terbang setelahnya, namun mereka tidak tahu persis apa aturannya. Dia menjelaskan bahwa mereka datang lebih awal.”

Faktor-Faktor Lain Yang Menyebabkan Susun

Anas memicu penumpukan penumpang beberapa waktu lalu, dengan keberangkatan maskapai jarak dekat. Ini karena 14 Mei 2020 adalah hari pertama keberangkatan bagi perusahaan penerbangan untuk beroperasi pada saat yang sama.

“Sekarang ada beberapa faktor, ya, karena ada slot penerbangan yang dekat satu sama lain pada 14 Mei. Saya pikir, jumlah penumpang didasarkan pada pelacakan harian kami, karena kami mengulangi tugas harian mereka dalam waktu 24 jam dari pagi hingga pagi,” jelasnya.

Banyak Penumpang Yang Ditola di Bandara Soetta Karena Tidak Penuhi Syarat

Lebih dari 100 calon penumpang Tangerang di Jakarta menolak untuk terbang dari Bandara Soekarno Hatta. Penumpang pesawat SE No. Ditemukan bahwa mereka tidak cocok seperti yang dinyatakan dalam 04/2020.

Seperti diketahui, di tengah-tengah pembatasan penerbangan ini, calon penumpang diizinkan untuk melakukan perjalanan dan termasuk dalam kriteria pengecualian dan memenuhi dokumen yang diperlukan. Ini adalah SE No. yang diterbitkan oleh Satuan Tugas untuk Mempercepat Penggunaan COVID-19. Mengacu pada 04/2020.

“Ada lebih dari 100 penumpang potensial yang telah ditolak keberangkatannya. Sejak Checkpoint I harus diperiksa dengan teliti, ada calon penumpang yang tidak benar-benar membawa dokumen perjalanan penuh. Potensi penumpang yang telah melewati tes cepat atau PCR,” katanya. Anas Ma’ruf, Presiden KKP Kelas Soekarno Hatta.

Selain itu, ada ratusan orang yang menolak untuk pergi karena mereka datang langsung ke Soekarno Hatta tanpa tiket pesawat dan tidak membawa dokumen yang diperlukan.

Sebagai pengelola, PT Angkasa Pura II (APII) melakukan prosedur baru di Bandara Soekarno Hatta. Ini termasuk apa yang telah diterapkan sejak 15 Mei 2020, untuk memastikan kelancaran keberangkatan penumpang domestik.

Fokus Bandara Soekarno Hatta adalah untuk menawarkan penerbangan terbatas pada penerbangan domestik untuk mendukung transportasi COVID-19.

“Dari 15 Mei, prosedur baru adalah untuk fokus dan melakukan kontrol terhadap persyaratan dokumen oleh otoritas dari berbagai faktor, seperti maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan [KKP] dan lainnya, untuk memastikan bahwa calon penumpang pesawat memenuhi persyaratan,” Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Kata Mohammed Awaluddin.

Prosedur Prosedur Calon Penumpang Bandara Di Jakarta

Mengenai prosedur ini, ia menyatakan bahwa setiap calon penumpang yang melakukan keberangkatan selalu mengutamakan disiplin ketika melakukan transaksi di 4 titik kontrol. Selain itu, penumpang diminta untuk menyiapkan berbagai dokumen sebelum pergi ke bandara.

Dalam prosedur baru, ada 4 pos pemeriksaan, yaitu Titik Kontrol I untuk verifikasi dokumen perjalanan, Pos pemeriksaan II adalah tentang memeriksa dokumen dan kesehatan fisik. Pos pemeriksaan III kemudian memverifikasi semua dokumen dan keterbukaan dari KKP, Pos pemeriksaan IV saat penumpang check in.

“Berkat prosedur baru, proses keberangkatan jalur domestik berjalan lancar dan memprioritaskan jarak fisik,” kata Mohammed Awaluddin.

Pada 15-18 Mei 2020, jumlah penerbangan di Soekarno Hatta tercatat di 625 penerbangan. Ini termasuk penerbangan terjadwal internasional dan domestik, kargo, kembalinya warga negara Indonesia ke negara mereka dan penerbangan pribadi tidak terjadwal. Jadi buat kalian yang ingin melakukan penerbangan tentunya harus bisa mengikuti prosedur prosedur yang sudah di tentukan dan di terapkan. Hal ini mempunyai tujuan agar bisa melalukan penerbangan dengan tanpa mempunyai kendala dalam perjalanan anda.

Baca Juga : Bandara Tersibuk Di Dunia Saat Ini

Bandara Tersibuk Di Dunia Saat Ini

Bandara Tersibuk Di Dunia Saat Ini Yang Harus Kalian Ketahui

Bandara merupakan tempat untuk menjadi gerbang masuk atau keluar bagi sebagian orang. Apakah kalian tahu Bandara Tersibuk Di Dunia Saat Ini?

perjalanan ren meroket selama 10 tahun terakhir, juga merupakan penyumbang utama jumlah orang yang bepergian di bandara.

Tapi sebelum memasuki lima bandara tersibuk di peringkat dunia, India dan China mendapatkan kasus untuk dirinya sendiri untuk 30 Desember muncul bandara kecil terletak di dua negara.

Dewan Bandara Internasional baru-baru ini mengumumkan lima bandara tersibuk di dunia. Berikut adalah urutan.

Beberapa Bandara Yang Sibuk Didunia

1. Bandara Internasional Hartsfield Jackson,Atlanta

Lima Bandara Tersibuk di Dunia

Bandara ini melayani rute ke semua negara bagian AS, termasuk beberapa penerbangan dari Asia, Afrika, Eropa, Australia dan bagian lain dari Amerika.

Sepanjang 2018, bandara menerima 107 juta orang, meningkat 3,3 persen dibanding tahun sebelumnya

2. Beijing Capital International Airport, China

Lima Bandara Tersibuk di Dunia

Beijing Bandara dibuka pada tanggal 2 Maret 1958. Saat itu, bandara memiliki terminal kecil, yang digunakan untuk VIP penerbangan dan akomodasi.

bandara sekarang memiliki tiga terminal yang meliputi Terminal 1 (penerbangan domestik), Terminal 2 dan 3 (penerbangan internasional).

Penumpang yang “menggiling” di bandara pada tahun lalu, sekitar 101 juta orang, meningkat 5,4 persen dibanding tahun sebelumnya.

3. Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab

Lima Bandara Tersibuk di Dunia

Bandara Internasional Dubai dirancang pada tahun 1959, ketika urutan Sheikh Saeed bin Rashid Al Maktoum dengan pembangunan bandara.

Bandara ini diresmikan pada tahun 1960 dengan pesawat terbang DC-3 dan merupakan rumah bagi sembilan penerbangan. Hari ini, Dubai Airport menangani semua jenis pesawat jet.

Tempat ini adalah rumah bagi surga belanja dari Dubai Duty Free Duty Free atau dunia.

4. Los Angeles International Airport, USA

Lima Bandara Tersibuk di Dunia

Bandara ini memiliki terminal penumpang sembilan U berbentuk, atau yang sering disebut sepatu kuda. Setiap terminal dihubungkan oleh pesawat ulang alik (shuttle).

Di tempat ini ada fasilitas kargo seluas 186.000 meter persegi, dan heliport dioperasikan oleh Selamat Aviation.

5. Bandara Internasional Tokyo, Jepang

Lima Bandara Tersibuk di Dunia

Bandara Internasional Tokyo adalah bandara tersibuk di Jepang, tetapi skala bandara ini penerbangan domestik menempati urutan kedua di Jepang setelah Haneda.

Itulah tadi beberapa bandara yang sibuk diluar negeri. Semoga dengan artikel ini kalian dapat menambah wawasan kalian tentang penerbangan yang ada diluar negeri.

Baca Juga : Bandara Terbesar Yang Ada Di Indonesia

Bandara Terbesar Di Indonesia

Bandara Terbesar Di Indonesia Yang Harus Kalian Ketahui

Bandara Terbesar Yang Ada Di Indonesia – kalian pasti sudah tahu bahwa kebutuhan manusia meningkat setiap saat. Demikian pula, kebutuhan untuk transportasi digunakan baik untuk mengangkut penumpang dan barang.

Hal itu banyak membuat bandara di Indonesia semakian diperluas, dan akhirnya menjadi bandara terbesar. Tidak hanya dalam ukuran yang sangat luas, keberadaannya sangat penting di Indonesia.

Bandara Terbesar Yang Ada Di indonesia

Jika anda memiliki kesempatan untuk datang ke salah satu bandara terbesar di Indonesia yang ada di bawah ini. Kalian harus mengambil waktu sejenak untuk mengagumi bagaimana keren bandara indonesia, yang tidak akan kalah dengan bandara yang ada di luar negeri.

Sekarang, tanpa berlama lama lagi, kami memberikan daftar bandara terbesar yang ada di Indonesia antara lain sebagai berikut ini.

1. Bandara Soekarno Hatta

Bandara Terbesar di Indonesia

Bandara Internasional Soekarno Hatta melayani penerbangan dari dan ke Jakarta. Namanya berasal dari sosok yang sangat penting bagi Indonesia, yaitu Soekarno dan Mohammad Hatta, sang pelopor kemerdekaan Indonesia.

Bandara ini terletak di kota Tangerang, Banten dan mulai beroperasi pada tahun 1986, menggantikan bandara yang ada Kemayoran itu yang pada saat itu dibongkar. Dengan luas hingga 2.137 hektar, ada tiga terminal di bandara Soekarno Hatta dan banyak perusahaan maskapai yang tersedia.

2. Bandara Kertajati

Kertajati layanan yang diresmikan pada tanggal 24 Mei 2018 dan merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno Hatta . lebar hampir sama dengan yang ada Jakarta mencapai 1.800 hektar.

Bandara juga dikenal dengan julukan Bandara Internasional terletak di Jawa Barat Majalengka Kertajati. bandara ini dikenal dibangun untuk menggantikan Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

3. Bandara Hang Nadim

Bandara Hang Nadim adalah bandara internasional yang terletak di Desa Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Nama Bandara diambil dari seorang laksamana terkenal dari Kesultanan Malaka bernama Hang Nadim.

Dengan luas sekitar 1.760 hektar, bandara termasuk dalam daftar bandara terbesar di Indonesia. Selain itu, Bandara Hang Nadim juga memiliki landasan pacu terpanjang di Indonesia dengan panjang 4,025 meter.

4. Bandara Kualanamu

Kualanamu bisa kita bilang sebagai bandara baru di Indonesia. Nama bandara ini diambil dari lokasinya yaitu Kuala Namu di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Bandara ini mencapai 1,365 hektar ini, jadi jangan heran jika Kualanamu menjadi salah satu bandara terbesar yang berada Indonesia. Bandara ini memiliki landasan pacu yang dapat digunakan untuk lepas landas atau mendarat dengan pesawat dengan badan yang lebar.

5. Bandara Minangkabau

Bandara Minangkabau terletak di Kota Padang, Sumatera Barat. Dengan luas mencapai 482 hektar, bandara Minangkabau ini terus mendapatkan pengembangan agar menjadi bandara yang lebih luas dan indah.

Selanjutnya, bandara Minangkabau juga dilengkapi dengan mode transportasi kereta api. Sama seperti Soekarno Hatta, dan Kualanamu. kereta api ini mulai beroperasi 21 Mei 2018 lalu.

6. Bandara Juanda

Bandara Juanda terletak di kota Surabaya dengan panjang landasan pacu 3.000 meter dan lebar 45 meter. Lokasi bandara tepatnya di Betro, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar 12 kilometer dari Surabaya.

Bandara ini termasuk kedalam bandara terlebar di Indonesia dengan luas 477 hektar, dan bandara ini mendapatkan bernama dari wakil perdana menteri terakhir Indonesia yang ditunjuk bernama Djuanda Kartawidjaja.

7. Bandara Sultan Hasanuddin

Bandara Sultan Hasanuddin terletak sekitar 20 kilometer dari kota Makassar. Bandara ini pernah dijuluki lapangan udara Kadieng dibangun pada tahun 1935. Pada saat ini, bandara Sultan Hasanuddin ini salah satu bandara tersibuk di Indonesia.

Selain itu, bandara ini juga termasuk dalam daftar bandara terbesar di Indonesia dengan luas 381 hektar. Tidak hanya berhenti di situ, bandara Sultan Hasanuddin juga merupakan salah satu bandara yang paling terkenal di Indonesia.

8. Bandara Sepinggan

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman atau lebih dikenal sebagai bandara Sepinggan juga mengambil posisi dalam daftar bandara terbesar. Luasnya hingga 300 hektar, dan mereka mendapatkan dalam pengembangan ke depannya.

Selain itu, bandara Sepinggan juga memiliki desain interior yang sangat mewah yang bisa membuat pengunjung betah berada di sini menunggu panggilan boarding untuk naik ke pesawat.

Itulah tadi beberapa bandara terbesar yang ada di Indonesia pada saat ini. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan kalian tentang bandara yang ada di Indonesia yah.

Baca Juga : Bandara Internasional Hang Nadim Batam

Bandara Internasional Hang Nadim Batam

Bandara Internasional Hang Nadim Batam – Bandar udara internasional hang nadim adalah bandara ini ada 1 landas pacu sebuah bandar udara yang berada di kelurahan batu besar, kecamatan nongsa, kota batam, provinsi kepulauan riau. Bandar udara ini mendapatkan nama dari laksamana hang nadim yang termahsyur dari kesultanan malaka. Bandara ini mempunyai landasan pacu sepanjang 4.025 meter yang membuat bandara ini sebagai pemilik landas pacu terpanjang di indonesia. Dan kedua di asia tenggara setelah bandar udara internasional kuala lumpur, malaysia, dengan kondisinya saat ini. Bandara hang nadim dapat menampung 18 pesawat berbadan lebar dengan jenis boeing 747, boeing 767 dan boeing 777.

Penyebrangan feri telah menjadi metode transportasi utama untuk bepergian ke pulau-pulau seberang, termasuk singapura. Namun, lama kelamaan, penyebrangan menggunakan feri mulai tidak efektif, sehingga dibangunlah bandara hang nadim. Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatif bandar udara internasional changi singapura yang diletak dari singapura. Karena bandara ini memiliki landas pacu yang cukup panjang. Untuk menampung pesawat-pesawat jenis airbus a380, boeing 747, boeing 767, dan boeing 777. Akan tetapi. Bandara ini juga mendapatkan persaingan yang cukup ketat dari bandara-bandara lain di wilayah pertumbuhan sijori seperti. Bandar udara internasional senai yang diletak dari johor bahru (ibu kota negara bagian johor) dari negara malaysia dan bandar udara internasional changi yang diletak dari singapura.

Sejarah Hang Nadim

Bandar Udara Hang Nadim mulai beroperasi pada tanggal hari Minggu, 1 Januari 1984 ditandai untuk pertama kalinya melakukan perbaikan yaitu pembuatan landasan pacu (runway) sepanjang 4.025 meter.

Setahun kemudian dibuka secara resmi pada tanggal hari Selasa, 1 Januari 1985. Dengan melayani penerbangan domestik yang melayani rute penerbangan langsung. Seperti Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta (Jakarta), Bandar Udara Internasional Juanda (Surabaya), Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara (Bandung), Bandar Udara Internasional Polonia (Medan), Pekanbaru, Bandar Udara Tabing (Padang) dan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).

Lima tahun kemudian penerbangan internasional dibuka secara resmi pada tanggal 1 Januari 1990. Dengan melayani penerbangan internasional yang melayani rute penerbangan langsung ke Bandar Udara Internasional Senai, Johor Bahru, Malaysia dan Bandar Udara Internasional Changi di Singapura.

Lima tahun kemudian upacara peresmian untuk umum dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto pada tanggal 1 Januari 1995. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan batu prasasti sebagai tanda resmi dibukanya layanan penerbangan internasional. Dengan mengganti nama bandara menjadi “Bandar Udara Internasional Hang Nadim”.

Baca juga : Bandara Internasional Kualanamu Indonesia

Bandara Internasional Kualanamu Indonesia – adalah bandara internasional yang melayani Medan, Indonesia. Terletak di kabupaten Deli Serdang, 26 km sebelah timur pusat kota Medan. Kualanamu adalah bandara terbesar ketiga (setelah Jakarta Soekarno Hatta dan Bandung Kerta jati baru) dan bandara tersibuk keempat di Indonesia pada tahun 2017.

Bandara dibuka untuk umum pada 25 Juli 2013, menangani semua penerbangan dan layanan yang bergeser dari Bandara Internasional Polonia. Bandara ini dibangun di lokasi yang sebelumnya merupakan perkebunan kelapa sawit perusahaan Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa. Bandara ini diharapkan menjadi pusat transit internasional baru di Sumatra dan bagian barat Indonesia. Ini adalah bagian dari program pemerintah pusat Indonesia di bawah “Masterplan Percepatan dan Perluas Pembangunan Ekonomi di Indonesia” (MP3EI) dan salah satu strategi untuk Pasar Penerbangan Tunggal ASEAN (ASEAN SAM), kebijakan langit terbuka di antara anggota negara negara di kawasan Asia Tenggara mulai 2015.

Bandara ini adalah bandara terbesar kedua di Indonesia, setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dengan terminal penumpang 224.298 m² dan pada akhirnya akan memiliki kapasitas 50 juta penumpang (2030). Sebuah angka jika direalisasikan hari ini akan menempatkan bandara di 10 besar. Tersibuk oleh jumlah penumpang di dunia, meskipun pada saat angka ini tercapai. Kemungkinan akan ada banyak bandara yang membawa lebih banyak penumpang. Bandara Kualanamu memiliki Sistem Penanganan Bagasi otomatis, yang pertama di Indonesia yang tidak memerlukan porter bagasi.

Bandara Internasional Kualanamu Indonesia

Bandara ini dilengkapi dengan landasan tunggal 3.750 x 60 meter, taxiway paralel 3.750m dan 2.000m yang mampu menampung pesawat berbadan lebar. Termasuk jet kategori F seperti Airbus A380, Boeing 747-8, dan Antonov 225. Ini juga termasuk area apron berukuran 664 m² yang mampu menangani 33 pesawat. Ini juga memiliki area kargo 13.000 m² yang dapat menangani 3 operator dengan kapasitas parkir 65.000 ton / tahun dan 50.820 m² dengan 405 taksi, 55 bus, dan 908 mobil. Mencakup pada 1.365 ha lahan, 20 km Timur Laut bandara Polonia, 3 km dari laut, dan di situs seluas 6,5 x 2,1 km.

Fase 1 dari bandara baru memiliki kapasitas untuk melayani 8 juta penumpang setiap tahun. Tetapi pada awal 2014 telah melayani 8,3 juta penumpang per tahun. Tahap 2 akan memulai pembangunan pada pertengahan 2015 untuk melayani 25 juta penumpang. Ekspansi fase III bandara akan mencakup perluasan landasan untuk memungkinkan bandara untuk mengakomodasi pesawat berbadan lebar dari Airbus 380-800. Dan perluasan area kargo hingga 24.715 meter persegi dari 13.450 meter persegi saat ini, dan perluasan terminal penumpang menjadi 224.256 meter persegi. Untuk meningkatkan kapasitas dari 9 juta penumpang menjadi 17 juta penumpang setiap tahun, yang akan dimulai pada 2018. Operator bandara AP II juga berencana untuk mengembangkan 200 hektar lahan untuk area komersial di luar terminal penumpang. Area komersial akan dibangun dengan konsep “kota bandara” dengan hotel bintang 3, 4, dan 5, hypermarket, gedung perkantoran, rumah sakit, dan bioskop.

Baca Juga : Airport Depati Amir Bangka Belitung Indonesia

Airport Depati Amir Bangka Belitung Indonesia

Airport Depati Amir Bangka Belitung Indonesia – Bandara ini dulu dibangun pada zaman penjajahan Jepang pada tahun 1942. Pada saat itu bandara ini diberi nama Pelabuhan Udara Pangkalpinang. Untuk saat ini bandara Depati Amir ini dikelolal oleh PT Angkasa Pura II terhitung pada tahun 2007 silam. Ditanggal 25 Agustus bandara ini resmi8 berganti nama menjadi bandara Depati Amir melalui surat keputusan Mentri Perhubungan. Selain itu bandara ini juga merupakan UPT dari Instasi Vertikal Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

  • Setelah bandara ini resmi dioperasikan, sudah banyak melakukan sejumlah perombakan serta renovasi baik itu disisi penambahan panjang landasan pacu, terminal penumpang, apron hingga ruang udara. Untuk terminal penumpang sendiri terus diperluas guna untuk menampung jumlah penumpang yang terus meningkat. Bukan hanya terminal penumpang yang menjadi prioritas dari bandara tetapi landasan pacu juga telah mengalami sejumlah perbaikan dan kini bandar tersebut telah menggunakan aspal dimana dahulunya landasan pacunya berupa hamparan rumput dan juga tanah keras. Kini landasan pacu dari bandara ini memiliki panjang 2250 x 45m sehingga mampu didarati pesawat berbadan besar. Tidak sampai disitu saja, tempat parkir untuk pesawat atau yang disebut dengan apron kini pun sudah diperluas dan mampu menampung 4 pesawat yang berbadan lebar. Seperti tipe Boeing 737-800 NG/900ER serta Airbus A320.
  • Fasilitas pendukung yang tersedia di Bandara Depati Amir di Bangka Belitung
    Akses internet dan wifi gratis
    Executive Lounge
    Toilet khusus bagi penyandang distavilitas
    Mesin Self Check Indonesia
    Layanan Informasi dan Customer Service
    ATM
    Mushola
    Escalator
    Minimarket
    Cafe
    Restaurant
Airport Depati Amir Bangka Belitung Indonesia

Di era pemerintahan saat ini, bandara Depari Amir ini juga telah dilengkapi dengan terminal penumpang yang baru dan mampu menampung hampir 1.5 juta penumpang tiap tahunnya. Bukan hanya itu saja, bandara yang berada dikota Pangkalpinang ini juga dilengkpi dengan Counter Chek in yang modern sebanyak 12 Counter, 3 pintu keberangkatan serta 2 pintu garbarata tambahan.

Tidak cukup sampai disitu saja, lahan parkir yang juga merupakan fasilitas dari bandara ini juga tidak luput dari perluasan. Hingga dapat menampung 300 unit mobil serta 120 sepeda motor. Kini pihak bandara juga berencana untuk membangun terminal untuk kargo yang disertai dengan pergudangan.

Demikian informasi seputar Airport Internasional Melbourne Australia. Kunjungi terus website kami di  www.daftarwifiairport.web.id Karena masih banyak lagi informasi menarik dan tentunya juga bermanfaat bagi anda. Terima Kasih.

Baca Juga : Airport Wiriadinata Tasikmalaya Indonesia

Airport Wiriadinata Tasikmalaya Indonesia

Airport Wiriadinata Tasikmalaya Indonesia – Bandara ini juga merupakan Pangkalan Udara Militer yang berada di jalan Letkol Basyir Surya Cibeureum Tasikmalaya. Bandara ini juga dijadikan sebagai pusat pendidikan penerbangan dari Dirgantara Pilot School Tasikmalaya. Selain itu, bandara ini juga memiliki panjang dari landasan pacu 2799 meter dengan lebar 45 meter.

Terletak di 6 km dari pusat kota Tasikmalaya dan harus untuk menuju bandara ini waktu yang harus ditempuh mencapai hingga 15 menit untuk bisa sampai ke bandara Wiriadinata. Sebagai pengelola bandara ini dipegang oleh bagian Kepegawaian Ditjen Perhubungan Udara. Wings Air ATR 72 merupakan maskapai pertama ynag beroperasi di bandara ini dengan tujuan Jakarta Tasikmalaya PP.

Sejarah singkat dari bandara Wiriadinata Tasikmalaya

Bandara ini merupakan peninggalan pada zaman Belanda dimana pada masa itu bandara ini dulunya dijadikan sebagai pangkalan militer Belanda. Peresmian dari Pangkalan Udara Cibeureum Tasikmalaya ini dilaksanakan ditahun 1946 dengan perayaan dan juga pameran penerbangan bagi masyarakat guna meningkatkan minat dari dirgantara terkait dengan penerbangan dengan rute yogyakarta – Tasikmalaya – Solo – Wirasaba – Madiun – Malang.

Fasilitas yang tersedia di Bandara Wiriadinata ini juga cukup modern karena sudah dilengkapi dengan sistem navigasi teknologi terbaru yakni NDB: 3691 Khz (070 20’32,2″S ; 1080 14’53.2″E). Selain itu bandara ini juga memiliki dimensi landasan dengan panjang 1200 x 30m dan asphalt 39/F/D/Y/T. Tidak samapi disitu bandara ini juga dibekali dengan Apron Militer dan Apron DPS-T serta Taxyway.

Sedangkan untuk fasilitas pendukung bagi penumpang Bandra ini juga tak kalah dengan bandara besar yang dimiliki Indonesia seperti VIP Room yang nyaman bagi penumpang untuk menunggu penerbangan. Bukan hanya itu saja, Bandara Wiriadinata juga memiliki layanan informasi penerbangan guna memudahkan penumpang. Akan tetapi untuk akses internet bandara ini masih belum tersedia. Pemerintah bahkan berencana untuk merenovasi bandara yang berada di kota Tasikmalaya ini lebih besar dengan pembangunan Terminal penerbangan yang baru guna untuk menampung lebih banyaka penumpang serta menambah rute penerbangan ke Jawa Barat.

Demikian informasi seputar Airport Internasional Melbourne Australia. Kunjungi terus website kami di  www.daftarwifiairport.web.id Karena masih banyak lagi informasi menarik dan tentunya juga bermanfaat bagi anda. Terima Kasih.

Baca Juga Artikel : Airport Mutiara SIS Al Jufri Palu Indonesia

Airport Mutiara SIS Al Jufri Palu Indonesia

Airport Mutiara SIS Al Jufri Palu Indonesia – Bandara yang terletak di jalan Abdul Rahman Saleh di Kabupaten Palu Selatan, Sulawesi Tengah. Meskipun bandara Mutiara SIS Al Jufri ini tidak memiliki ukuran yang tidak besar. Namun kini bandara di kabupaten Palu ini telah siap di sipa direnovasi dan saat ini tampilanj dari bandara ini sudah semakin modern dan juga asri. Fasilitas yang tersedia dibandara ini juga tidak kalah dengan fasilitas yang ada di bandara-bandara yang berukuran besar. Bandara ini bahkan telah siap untuk melayani berbagai rute penerbangan domestik dan juga internasional. Untuk bandara ini sendiri masih dikelola oleh Unit Pelaksanaan Teknis Bandara Kelas I Kementrian Perhubungan.

  • Kini bandara Mutiara SIS Al Jufri juga memiliki bentang landasan pacu yang memiliki panjang 2500 x 45 meter. Sehingga bandara ini dapat didarati oleh Pesawat yang berbadan lebar. Kini bandara yang telah menghabiskan dana hampir ratusan miliyar ini, kini telah dilengkapi dengan pintu Garbarata yang berfungsi untuk memudahkan penumpang untuk memasuki pesawat. Pada bagian tengah bandara ini terdapat area komersial dimana tempat ini dilengkapi dengan tangga yang menghubungkan langsung ke lantai dasar bandara. Selain itu bandara ini juga dilengkapi dengan gerbang deteksi logam teknologi tinggi yang disertai dengan alat pemeriksa sinar X. Pada area Counter Check in juga sudah dipercantik dengan yang lebih modern sama seperti bandara-bandara besar lainnya. Fasilitas super lengkap dan juga terbaru tidak hanya disitu saja, Bandara Mutiara SIS Al Jufri ini juga memiliki escalator untuk menuju ruang tunggu penumpang yangb berada dilantai dua dan juga akan terlihat landasan pacu yang berbatasan langsung dengan barisan bukit yang indah serta pada saat pesawat landing.
  • Fasilitas yang tersedia di Bandara Mutiara SIS Al Jufri seperti :
  1. Gratis koneksi Internet dan Wifi
  2. Area Parkir yang luas
  3. Layanan Informasi dan Customer Service
  4. Ruang Tunggu yang nyaman
  5. Layanan Transportasi
  6. Pendeksi Logam
  7. Eskalator

Demikian informasi seputar Airport Internasional Melbourne Australia. Kunjungi terus website kami di  www.daftarwifiairport.web.id Karena masih banyak lagi informasi menarik dan tentunya juga bermanfaat bagi anda. Terima Kasih.

Baca Juga : Airport Sultan Iskandar Muda Aceh Indonesia